Friday, 22 January 2010 at 09:54
Waktu bayi,aku senang sekali kalau susu dtg menghampiri.. Beranjak anak2 mainanlah yg membuat hidup semarak.. Namun saat dewasa, kudamba kebahagiaan dlm kesuksesan..
Kupikir semua itu bisa kudapat dlm harta & kemewahan,..
Ku kerja mati-matian, manfaatkn kesempatan, keruk keuntungan.
Namun semakin banyak kudapat,semakin takut aku kehilangan.
Semakin ku hidup berkelimpahan, semakin ku takut akn kemiskinan.
Aku berusaha habis-habisan, menjaga semua yg telah kudapatkn.
Aku tak tau lagi apa yg jadi tujuan, aku hanyut oleh kelimpahan..
Aku melihat kasih Tuhan, kasih-NYA kurasakn melalui pemberian.
Tapi jujur kukatakn, aku menikmati pemberian lebih daripada Tuhan.
Sampai suatu saat..
DIA berbicara dlm bahasa kehilangan......
Suatu saat, tangan-NYA terangkat, maka hilanglah seluruh berkat..!
Namun sangat ajaib !! Sang Pemberi berkat kurasa hangat mendekat..
Suatu saat tangan-NYA kuat menekan, maka hilanglah kesehatan..!
Dan harapan pun beralih pada Sang Sumber Hidup yang Maha mapan..
Suatu saat aku berteriak..
Tapi doa ku bagikan sirna di telan hampa..
Di situlah aku belajar mempercayai DIA bukan dengan cara yg fana..
Pada saat aku memiliki dunia, sebenarnya aku tidak merasakan DIA..
Pada saat aku kehilangan semua, barulah kusadari sepenuhnya,
Kalau sebenarnya telah kudapatkan semua..
Bahkan lebih dari semua...!!!
(SJ)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar